by

Mudah! Begini Caranya Ajukan KPR Online Hingga Akad Kredit

Era digital yang menjadi zaman yang semakin canggih dipengaruhi keberadaan teknologi menjadi slaah satu alasan munculnya produk KPR online dari berbagai bank.

KPR online menargetkan konsumen yang merupakan kaum milenial dapat dengan mudah mengajukan KPR tanpa harus mendatangi bank.

Pada KPR online dengan akses yang mudah, para calon debitur pun diberikan fasilitas kalkulator KPR yang dengan mudah akan menghitung biaya yang akan keluar untuk cicilan KPR.

Nah, berikut ini adalah cara ajukan KPR online yang wajib Anda ketahui. Simak selengkapnya.

Pengertian KPR

Kredit Pemilikan Rumah atau yang biasa disingkat KPR adalah fasilitas pinjaman atau cicilan untuk membeli properti seperti rumah, apartemen, ruko atau properti lainnya.

Mengajukan KPR pun tidak sulit karena sudah banyak bank yang menyediakan pinjaman KPR seperti BTN, Mandiri, BCA, BNI, CIMB dan lain sebagainya.

Seperti yang telah disebutkan, KPR memiliki dua jenis yakni Subsidi dan Non Subsidi. Perbedaan KPR Subsidi dan Non Subsidi adalah, Kpr Subsidi biasanya diperuntukkan masyarakat yang berpenghasilan menengah ke bawah. KPR ini diatur oleh Pemerintah dan bisa diajukan oleh siapa saja.

Sedangkan KPR Non Subsidi diperuntukkan bagi seluruh mamsyarakat yang ketentuannya ditetapkan oleh bank termasuk simulasi KPR, suku bunga dan kebijakan yang akan ditentukan oleh bank.

Cara Ajukan KPR Online

Seperti yang telah disebutkan, KPR yang merupakan fasilitas cicilan membeli properti dapat dilakukan secara online. Mengajukan KPR online dapat memberikan banyak manfaat selain dapat dilakukan dimanapun dengan fleksibel, KPR online pun biasanya dimiliki oleh berbagai produk bank.

Bank biasanya akan menawarkan beragam penawaran menarik jika mengajukan KPR online. Penawaran tersebut biasanya meliputi suku bunga yang ringan, menambah jangka waktu kredit dan memiliki berbagai fitur lainnya yang pasti dapat mempermudah Anda.

Nah, berikut ini adalah cara ajukan KPR online yang wajib Anda perhatikan.

Menyiapkan Dokumen

Sebagai calon kreditur, biasanya menyiapkan dokumen menjadi sesuatu hal yang melelahkan karena Anda harus memastian tidak ada kekurangan dokumen agar proses awal bisa berjalan lancar.

Dokumen yang harus Anda siapkan meliputi dokumen pribadi dan dokumen unit rumah yang akan Anda beli seperti:

  1. Fotocopy KTP (suami dan istri bila sudah menikah)
  2. Fotocopy Kartu Keluarga
  3. Fotocopy Surat Nikah
  4. Fotocopy NPWP Pribadi/SPT PPh 21
  5. Fotocopy Rekening 3 Bulan Terakhir
  6. Asli Surat Keterangan Kerja
  7. Fotocopy Izin Praktek Profesi
  8. Fotocopy Legalitas Usaha
  9. Fotocopy Slip Gaji
  10. Pas Foto (suami dan istri bila sudah menikah)
  11. SK Asli Pengangkatan Pegawai Terakhir atau Kartu Taspen (PNS)
  12. NPWP
  13. Surat Berpenghasilan Tetap Min. 2 Tahun
  14. Dokmen Jaminan Kepemilikan Bangunan (SHM, IMP, PBB)

Sebelum melakukan pengajuan KPR online, pastikan Anda menyiapkan berbagai dokumen di atas ya. Pastinya dokumen tersebut akan sangat penting dan memudahkan untuk melewati tahap selanjutnya.

Menentukan Bank

Setelah menyiapkan berbagai dokumen, hal yang selanjutnya Anda perhatikan adalah menentukan bank. Menentukan bank tidak hanya serta merta memilih penawaran yang paling menarik namun juga harus menyesuaikan dengan kemampuan finansial.

Ada baiknya sebelum menentukan bank, Anda melakukan perbandingan dengan memastikan jumlah dana KPR yang bisa didapatkan, jumlah uang muka yang harus disiapkan, besaran bunga, jangka tenor hingga merangkum simulasi kalkulator KPR.

Mengajukan KPR Online

Mengajukan KPR online menjadi solusi untuk kaum milenial dan generasi muda yang tidak memiliki cukup waktu untuk mengantri ke bank.

KPR online punmenawarkan kemudahan yang menarik yang bisa di aplikasikan melalui smartphone atau laptop.

Setelah menentukan bank yang Anda pilih, langkah selanjutnya dengan mengajukan KPR. Biasanya produk KPR online sudah tersedia di aplikasi bank yang dapat Anda akses saat menjadi nasabah dari bank tersebut.

Cara mengajukan KPR online adalalah dengan langsung mengisi formulir pada masing-masing form yang disediakan oleh Bank.

Anda harus memiliki koneksi internet dan mengisi data-data pribadi yang tersedia di situs bank. Biasanya yang diisi adalah seperti berikut.

  • Nama Lengkap
  • Tanggal Lahir
  • Kota Domisili
  • No Handphone
  • Alamat Email
  • Memilih Kriteria Rumah

Setelah mengisi data tersebut, Anda akan mendapatkan email verifikasi untuk data yang telah di registrasi.

Pada tahap ini, KPR online yang Anda ajukan belum sepenuhnya disetujui oleh bank. Biasanya Anda akan menunggu beberapa waktu untuk diproses oleh bank.

Melakukan Simulasi

Setelah mengajukan KPR online, biasanya dalam kurun waktu tertentu bank akan menghubungi Anda. Bank akan meminta kelengkapan berkas dokumen melliputi data diri Anda.

Selanjutnya, bank akan menawarkan produk properti yang sesuai dengan kebutuhan juga kemampuan finansial Anda.

Anda pun bisa memberikan pengajukan lokasi juga kriteria properti yang diinginkan. Tentunya dengan developer yang telah disetujui bank dengan proses appraisal.

Selanjutnya, bank akan melakukan kalkulasi mengenai penawaran yang akan diajukan berupa suku bunga (rate), biaya akad kredit, tenor, asuransi dan biaya lainnya yang akan menjadi momen krusial untuk ditentukan.

Sebelumnya, Anda pun bisa melakukan simulasi kalkulator KPR secara terpisah untuk melakukan perbandingan dan penawaran.

Persetujuan Kredit

Persetujuan kredit adalah langkah terakhir final setelah mengajukan KPR online. Apabila pengajuan Anda sudah disetujui, maka bank akan memberikan Surat Persetujuan Kredit atau SPK.

Anda pun akan memiliki notaris dari bank dan pihak developer yang akan memberikan jasa pengurusan dokumen seperti Perjanjian Kredit, Akta Jual Beli, biaya balik nama, sertifikat, pajak, Akta Pemberian Hak Tanggungan dan lain-lain.

Di persetujuan kredit, Anda pun akan menandatangani berbagai dokumen. Biasanya notaris akan menyerahkan Salinan sertifikat yang akan dibeikan pada waktu 3-6 bulan setelah akad.

Meskipun memiliki proses yang panjang namun setiaknya dengan ajukan KPR online, waktu yang Anda berikan tidak sepenuhnya melelahkan.

Nah, itulah cara ajukan KPR online hingga akad kredit. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat ya!

News Feed